Studi Kelayakan Bisnis pada Perusahaan Ferrari
Analisis Perusahaan
Ferrari
Diyah Ayu Mustikaningtyas (235211038)
1. Sejarah singkat Ferrari N.V
Ferrari N.V. adalah produsen mobil sport mewah yang berbasis di Italia, didirikan oleh Enzo Ferrari pada tahun 1939 sebagai Auto Avio Costruzioni. Awalnya, perusahaan ini berfokus pada produksi mobil balap dan berpartisipasi dalam berbagai kompetisi, termasuk Formula 1. Pada tahun 1947, Ferrari memproduksi mobil jalan raya pertamanya, 125 S, yang menandai awal dari produksi mobil sport mewah untuk umum.
Sepanjang dekade berikutnya, Ferrari membangun reputasi sebagai produsen mobil berkinerja tinggi dengan desain yang elegan. Keberhasilan di arena balap, terutama di Formula 1, memperkuat citra merek sebagai simbol kecepatan dan kemewahan. Pada tahun 1969, Fiat Group mengambil alih 50% saham Ferrari, memberikan sumber daya tambahan untuk ekspansi dan inovasi produk. Setelah kematian Enzo Ferrari pada tahun 1988, Fiat meningkatkan kepemilikannya menjadi 90%, sementara sisanya dimiliki oleh Piero Ferrari, putra Enzo. Pada tahun 2015, Fiat Chrysler Automobiles (FCA) memutuskan untuk memisahkan Ferrari menjadi entitas tersendiri, dan pada Oktober 2015, 10% saham Ferrari N.V. mulai diperdagangkan di Bursa Efek New York (NYSE).
Pada tahun 2015, Ferrari memisahkan diri dari Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dan menjadi perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek New York dengan simbol ticker RACE. Langkah ini memungkinkan Ferrari untuk beroperasi sebagai entitas independen, fokus pada produksi mobil sport mewah dan mempertahankan eksklusivitas mereknya. Sejak saat itu Ferrari N.V. dikenal sebagai salah satu produsen mobil sport mewah terkemuka di dunia, dengan reputasi yang kuat dalam inovasi, desain, dan kinerja tinggi
2. Aspek Hukum dan Kelembagaan
A. Aspek Hukum
Ferrari N.V., sebagai perusahaan otomotif mewah yang berbasis di Italia dan terdaftar di Belanda, beroperasi dalam kerangka hukum yang kompleks yang mencakup berbagai aspek hukum korporasi, perlindungan merek dagang, dan regulasi industri otomotif.
Aspek
Hukum Korporasi dan Kepatuhan:
Sebagai entitas yang terdaftar di Belanda, Ferrari N.V. tunduk pada hukum perusahaan Belanda, yang mengatur struktur tata kelola perusahaan, hak dan kewajiban pemegang saham, serta transparansi keuangan. Perusahaan ini juga terdaftar di Bursa Efek New York (NYSE) dan Bursa Efek Italia, sehingga harus mematuhi peraturan pasar modal di kedua yurisdiksi tersebut. Kepatuhan terhadap standar pelaporan keuangan internasional dan regulasi pasar modal merupakan prioritas untuk menjaga integritas dan kepercayaan investor.
Perlindungan
Merek Dagang:
Merek Ferrari adalah salah satu aset paling berharga bagi perusahaan. Perlindungan terhadap pelanggaran merek dagang dan pemalsuan produk menjadi fokus utama dalam strategi hukum perusahaan. Contohnya, dalam laporan akhir tentang anotasi yurisprudensi bidang hukum merek, kasus pelanggaran merek "FERRARI" (Putusan No. 05/K/N/HaKI/2002) menonjolkan pentingnya prinsip iktikad baik dalam perlindungan merek dagang.
Regulasi Industri Otomotif:
Sebagai produsen mobil mewah, Ferrari harus mematuhi berbagai regulasi yang berkaitan dengan standar keselamatan, emisi, dan kualitas produk di berbagai negara tempat produknya dijual. Kepatuhan terhadap standar internasional dan lokal ini memastikan bahwa produk Ferrari memenuhi persyaratan hukum dan ekspektasi konsumen.
Dengan
menjaga kepatuhan terhadap aspek-aspek hukum tersebut, Ferrari N.V. berupaya
mempertahankan reputasinya sebagai produsen mobil sport mewah terkemuka di
dunia.
B. Kelembagaan
Struktur kelembagaan Ferrari N.V. dirancang untuk memastikan tata kelola perusahaan yang efektif dan responsif terhadap peluang pasar. Berikut adalah komponen utama dalam struktur organisasi Ferrari:
Dewan Direksi (Board of Directors)
Dewan Direksi bertanggung jawab atas manajemen dan arah strategis perusahaan.
Tim Eksekutif (Executive Officers)
Tim eksekutif bertanggung jawab atas operasi sehari-hari dan implementasi strategi perusahaan.
Komite-Komite Pendukung:
Komite
Audit: Mengawasi integritas laporan keuangan dan kepatuhan terhadap regulasi.
Komite
Kompensasi: Menentukan kebijakan remunerasi bagi eksekutif dan staf kunci.
Komite Tata Kelola dan Keberlanjutan: Memastikan praktik tata kelola yang baik dan inisiatif keberlanjutan.
Struktur
kelembagaan ini dirancang untuk mendorong inovasi, mengoptimalkan proses, dan
meningkatkan kolaborasi internal serta dengan mitra eksternal, sehingga Ferrari
dapat lebih lincah dalam menangkap peluang masa depan.
3. Aspek Sosial dan Ekonomi
A. Aspek Sosial
Aspek sosial Ferrari mencerminkan bagaimana perusahaan berinteraksi dengan masyarakat, pelanggan, dan komunitas otomotif global. Berikut beberapa aspek sosial utama dari Ferrari:
Eksklusivitas dan Komunitas Pelanggan
Ferrari membangun citra sebagai merek eksklusif yang tidak hanya menjual mobil tetapi juga gaya hidup. Pelanggan Ferrari sering kali merupakan individu berpenghasilan tinggi yang mencari status, performa, dan pengalaman unik. Perusahaan ini juga memiliki komunitas pelanggan yang kuat, seperti klub pemilik Ferrari dan acara eksklusif seperti Ferrari Cavalcade dan Finali Mondiali, yang memperkuat loyalitas pelanggan dan meningkatkan keterlibatan dengan merek.
Keterlibatan dalam Motorsport dan Budaya Balap
Ferrari memiliki warisan panjang dalam balap, terutama di Formula 1, yang menjadi bagian integral dari identitas sosialnya. Keikutsertaan dalam motorsport bukan hanya strategi pemasaran tetapi juga memperkuat hubungan Ferrari dengan penggemar balap di seluruh dunia. Ferrari juga mendukung program pembibitan pembalap muda melalui Ferrari Driver Academy.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR)
Ferrari terlibat dalam berbagai inisiatif sosial dan filantropi, termasuk:
Ferrari
Foundation, yang mendukung proyek-proyek pendidikan dan sosial.
Program
keberlanjutan yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan dari proses
produksi dan kendaraan mereka.
Bantuan untuk masyarakat dalam situasi darurat, seperti produksi ventilator saat pandemi COVID-19.
Keberagaman dan Kesejahteraan Karyawan
Ferrari berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan memberikan perhatian pada kesejahteraan karyawan. Dengan memiliki fasilitas produksi modern di Italia, perusahaan ini menjamin kondisi kerja yang optimal serta peluang pelatihan dan pengembangan bagi karyawan mereka.
Dengan aspek sosial ini, Ferrari bukan hanya perusahaan otomotif tetapi juga simbol gaya hidup, komunitas eksklusif, dan tanggung jawab sosial yang lebih luas.
B. Aspek Ekonomi
Aspek ekonomi Ferrari mencerminkan bagaimana perusahaan berkontribusi terhadap perekonomian global, strategi keuangan, serta dampaknya terhadap pasar otomotif dan industri terkait. Berikut adalah beberapa aspek ekonomi utama dari Ferrari:
1. Model Bisnis Berbasis Eksklusivitas dan Profitabilitas Tinggi
Ferrari menerapkan strategi "low volume, high margin", di mana mereka memproduksi mobil dalam jumlah terbatas namun dengan harga yang sangat tinggi. Pendekatan ini memungkinkan Ferrari menjaga eksklusivitas merek dan meningkatkan profitabilitas. Meskipun jumlah unit yang dijual lebih sedikit dibandingkan merek otomotif lain, margin keuntungan Ferrari jauh lebih besar. Pada tahun 2023, Ferrari memiliki margin EBITDA lebih dari 35%, yang merupakan salah satu yang tertinggi di industri otomotif.
2. Kontribusi terhadap Ekonomi Italia dan Global
Sebagai perusahaan Italia yang beroperasi secara global, Ferrari berkontribusi terhadap perekonomian melalui:
Penciptaan
lapangan kerja, baik di Italia maupun di negara lain melalui jaringan diler dan
pemasok.
Investasi
dalam penelitian dan pengembangan (R&D), terutama dalam teknologi mobil
sport, elektrifikasi, dan keberlanjutan.
Pendapatan dari ekspor, karena sebagian besar kendaraan Ferrari dijual ke pasar internasional, seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Eropa.
3. Diversifikasi Sumber Pendapatan
Selain dari penjualan mobil, Ferrari juga memperoleh pendapatan dari berbagai sektor ekonomi lainnya, seperti:
Merchandising
dan lisensi merek (produk fesyen, jam tangan, dan aksesori berlogo Ferrari).
Program
personalisasi kendaraan, di mana pelanggan dapat membayar lebih untuk
menyesuaikan mobil mereka.
Keikutsertaan dalam motorsport, yang memberikan pemasukan melalui sponsor, hak siar, dan aktivitas komersial Formula 1.
4. Ketahanan terhadap Krisis Ekonomi
Ferrari termasuk perusahaan yang tahan terhadap resesi karena produknya ditargetkan untuk pelanggan berpenghasilan tinggi yang cenderung tidak terlalu terdampak oleh ketidakstabilan ekonomi global. Bahkan selama pandemi COVID-19, permintaan Ferrari tetap kuat, dan harga mobil bekas Ferrari cenderung meningkat karena tingginya permintaan serta eksklusivitas produknya.
Dengan
strategi ekonomi yang solid, Ferrari mampu mempertahankan pertumbuhan
pendapatan, meningkatkan nilai merek, dan menjaga posisinya sebagai salah satu
produsen mobil mewah paling menguntungkan di dunia.
4. Aspek Lingkungan
Ferrari N.V. telah mengadopsi berbagai inisiatif untuk mengurangi dampak lingkungannya dan mencapai netralitas karbon pada tahun 2030. Berikut adalah beberapa langkah utama yang diambil oleh perusahaan:
Penutupan Pembangkit Listrik Berbahan Bakar Gas dan Peningkatan Energi Terbarukan
Pada Oktober 2024, Ferrari menutup pembangkit listrik trigenerasi berbahan bakar metana di fasilitas Maranello. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi konsumsi gas metana hingga 70% dan menurunkan emisi CO₂ tahunan (Scope 1 dan 2) sebesar 60%. Selain itu, Ferrari berencana menggandakan produksi energi surya menjadi sekitar 10 megawatt (MWp) pada tahun 2030.
Pembangunan Fasilitas Ramah Lingkungan
Ferrari menginvestasikan €200 juta untuk membangun "e-building" baru di Maranello. Dirancang oleh arsitek Mario Cucinella, fasilitas seluas 42.500 meter persegi ini menampilkan taman internal, 3.000 panel surya, dan sistem penampungan air hujan. Fasilitas ini dirancang untuk mengurangi jejak karbon dan meningkatkan efisiensi serta kesejahteraan pekerja.
Sistem Manajemen Acara Berkelanjutan
Ferrari menerapkan sistem manajemen berkelanjutan sesuai standar ISO 20121 untuk acara-acaranya, seperti "Esperienza Ferrari - Welcome to Maranello". Inisiatif ini mencakup pengelolaan limbah, pengadaan berkelanjutan, dan pengukuran dampak sosial-ekonomi pada komunitas lokal.
Komitmen terhadap Netralitas Karbon
Ferrari berkomitmen mencapai netralitas karbon di seluruh rantai nilai pada tahun 2030. Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan fokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca langsung dan tidak langsung, serta meningkatkan efisiensi energi dan penggunaan material.
Penghargaan dan Sertifikasi
Pada tahun 2023, Ferrari menerima Sertifikasi Equal-Salary untuk kesetaraan upah antara gender di tingkat global, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan sosial.
5. Aspek Pasar
Ferrari menempati posisi dominan dalam pasar mobil mewah global dengan strategi bisnis yang berfokus pada eksklusivitas dan produksi terbatas. Pada tahun 2024, Ferrari mengirimkan 13.752 unit kendaraan, meningkat dari 13.663 unit pada tahun sebelumnya. Strategi ini memastikan permintaan yang konsisten dan menjaga nilai merek tetap tinggi. Pendekatan ini telah meningkatkan valuasi pasar Ferrari secara signifikan, mencapai $90 miliar, meskipun jumlah pengiriman kendaraan relatif rendah.
Selain itu, Ferrari berhasil mempertahankan
margin keuntungan yang tinggi dengan fokus pada model edisi terbatas dan
hubungan jangka panjang dengan kolektor, menjadikannya salah satu produsen mobil
paling menguntungkan di dunia.Ke depan, Ferrari berencana meluncurkan kendaraan
listrik penuh pertama pada kuartal terakhir 2025, yang saat ini berada dalam
fase prototipe. Langkah ini menunjukkan adaptasi Ferrari terhadap tren pasar
yang berkembang menuju elektrifikasi, sambil tetap mempertahankan eksklusivitas
dan performa tinggi yang menjadi ciri khasnya.
6. Aspek Manajemen Sumber Daya Manusia
Ferrari N.V. memiliki struktur manajemen yang solid dan praktik sumber daya manusia (SDM) yang berfokus pada pengembangan karyawan serta kepatuhan terhadap standar etika dan hak asasi manusia.
1. Struktur Manajemen
Michele Antoniazzi, menjabat sebagai Chief Human Resources Officer sejak April 2016. Sebelum bergabung dengan Ferrari, ia memegang berbagai peran senior di Magneti Marelli, termasuk Direktur Sumber Daya Manusia untuk lini bisnis Automotive Lighting pada tahun 2012.
Carlo Daneo, menjabat sebagai General Counsel sejak Juli 2015. Sebelum bergabung dengan Ferrari, ia memegang beberapa posisi senior di bidang hukum di Fiat Chrysler Automobiles (FCA), termasuk sebagai Wakil Presiden Senior dan Penasihat Hukum di bidang Keuangan dan Layanan Keuangan FCA.
Flavio Manzoni, menjabat sebagai Chief Design Officer sejak Januari 2010. Sebelumnya, ia adalah Direktur Desain Kreatif di Volkswagen Group, di mana ia terlibat dalam perancangan berbagai model untuk merek seperti Skoda, Bentley, Bugatti, dan Volkswagen.
2. Praktik Sumber Daya Manusia
Ferrari menempatkan perhatian besar pada praktik sumber daya manusia yang menjunjung tinggi hak asasi manusia dan standar etika. Perusahaan telah mengadopsi "Human Rights Practice" yang menekankan komitmen untuk menghormati, melindungi, dan mempromosikan hak asasi manusia dalam berbagai aspek operasionalnya, termasuk:
Di tempat kerja, dengan memastikan lingkungan kerja yang aman dan inklusif bagi semua karyawan.
Di seluruh rantai pasokan, dengan mendorong pemasok untuk mematuhi standar hak asasi manusia yang tinggi.
Dalam interaksi dengan masyarakat dan komunitas lokal, dengan berkontribusi positif terhadap pembangunan sosial dan ekonomi.
Melalui
praktik ini, Ferrari berupaya memastikan bahwa semua individu yang terlibat,
baik secara langsung maupun tidak langsung dalam operasional perusahaan,
mendapatkan perlindungan maksimal terhadap hak asasi mereka.
Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas, Ferrari telah mengadopsi teknologi canggih dalam manajemen sumber daya manusianya. Dengan menerapkan solusi otomatis, perusahaan berhasil mengurangi beban kerja tim IT internal dan meminimalkan kemungkinan kesalahan manusia, sehingga meningkatkan keandalan dan efisiensi operasi IT Ferrari.
Melalui
struktur manajemen yang kuat dan praktik SDM yang berfokus pada kesejahteraan
karyawan serta inovasi teknologi, Ferrari terus mempertahankan posisinya
sebagai pemimpin dalam industri otomotif mewah.
7. Aspek Teknis dan Produksi
Ferrari dikenal sebagai produsen mobil mewah yang menggabungkan teknologi canggih dengan proses produksi yang presisi. Berikut adalah beberapa aspek teknis dan produksi Ferrari:
A. Proses Produksi dan Teknologi
Proses produksi Ferrari dimulai dari pembuatan mesin, perakitan, pengecatan, hingga pengerjaan interior. Mesin dibuat menggunakan dua jenis aluminium berbeda dan diselesaikan oleh robot di departemen mekanis. Selain itu, Ferrari telah mengadopsi teknologi hybrid pada supercar produksinya, sejalan dengan pengembangan teknologi KERS (Kinetic Energy Recovery System) yang sebelumnya digunakan di ajang balap Formula One (F1). Untuk mendukung produksi kendaraan listrik, Ferrari meresmikan fasilitas E-Building di Maranello, yang akan digunakan untuk memproduksi mobil bermesin pembakaran internal, hybrid, dan listrik murni.
B. Inovasi dan Kemitraan Teknologi
Ferrari telah mematenkan mesin turbo elektrik yang mengintegrasikan teknologi mobil listrik untuk meningkatkan efisiensi turbocharger. Selain itu, Ferrari bekerja sama dengan Michelin dalam pengembangan ban khusus untuk model-modelnya, memastikan performa optimal dan keselamatan. Dalam upaya meningkatkan efisiensi produksi, Ferrari juga mengadopsi sistem ERP Infor LN untuk memenuhi permintaan global yang meningkat tanpa mengorbankan kualitas. Lebih lanjut, Ferrari memanfaatkan AI dan machine learning untuk mengoptimalkan produksi kendaraan, termasuk penggunaan Amazon Lookout for Vision untuk inspeksi kualitas otomatis.
C. Fasilitas Produksi Ramah Lingkungan
Fasilitas produksi baru Ferrari dirancang
untuk mendukung produksi kendaraan elektrifikasi, termasuk pembangunan gandar,
perakitan motor listrik, dan produksi baterai. Langkah ini bertujuan membantu
Ferrari beradaptasi dengan perubahan pasar otomotif dan mempercepat waktu
pengembangan produk. Fasilitas ini juga dirancang dengan estetika dan
keberlanjutan, menggunakan 3.000 panel surya dan sistem penampungan air hujan
untuk operasi yang ramah lingkungan.
8. Aspek Keuangan
Ferrari N.V. terus menunjukkan kinerja keuangan yang kuat, mencerminkan posisinya sebagai produsen mobil sport mewah terkemuka. Berikut adalah beberapa indikator keuangan utama perusahaan:
Pendapatan dan Laba
Pendapatan Bersih: Pada tahun 2024, Ferrari mencatat pendapatan bersih sebesar €6,677 miliar, meningkat 11,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Laba Operasional (EBIT): Laba operasional mencapai €1,888 miliar, naik 16,7% dengan margin EBIT sebesar 28,3%.
Laba Bersih: Laba bersih Ferrari untuk tahun 2024 mencapai €1,526 miliar, meningkat 21,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengiriman dan Produk
Pengiriman Kendaraan: Ferrari mengirimkan 13.752 unit mobil pada tahun 2024, meningkat 1% atau 89 unit dibandingkan tahun 2023.
Model Unggulan: Peningkatan pendapatan didukung oleh pengiriman model seperti Daytona SP3 dan beberapa unit 499P Modificata, yang berkontribusi pada peningkatan mix/price variance sebesar €386 juta.
Arus Kas dan Posisi Keuangan
Arus Kas Bebas Industri: Ferrari menghasilkan arus kas bebas industri sebesar €1,027 miliar pada tahun 2024, didorong oleh peningkatan EBITDA.
Utang Industri Bersih: Per 31 Desember 2024, utang industri bersih Ferrari adalah €180 juta, meningkat dari €99 juta pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini sebagian besar disebabkan oleh pembagian dividen sebesar €440 juta dan pembelian kembali saham senilai €581 juta.
Prospek Masa Depan
Proyeksi 2025: Ferrari mengantisipasi peningkatan pendapatan dan laba pada tahun 2025, dengan target pendapatan lebih dari €7 miliar dan laba per saham terdilusi di atas €8,60.
Inisiatif Elektrifikasi: Perusahaan berencana meluncurkan kendaraan listrik pertamanya pada Oktober 2025, menandai langkah signifikan dalam strategi elektrifikasi Ferrari.
Secara keseluruhan, Ferrari mempertahankan kinerja keuangan yang solid dengan pertumbuhan pendapatan dan laba yang konsisten, didukung oleh strategi produk yang kuat dan inovasi berkelanjutan
9. Kesimpulan
Ferrari N.V. adalah salah satu produsen mobil sport mewah terkemuka di dunia, dengan sejarah panjang yang dimulai dari awal 1939 oleh Enzo Ferrari. Berfokus pada eksklusivitas dan kinerja tinggi, Ferrari telah sukses membangun citra merek yang kuat di seluruh dunia, khususnya melalui prestasi di dunia motorsport, terutama Formula 1. Sejak menjadi entitas independen pada tahun 2015, Ferrari terus mempertahankan posisi dominannya di pasar otomotif mewah dengan strategi produksi terbatas yang mendukung eksklusivitas serta profitabilitas tinggi.
Dari segi hukum, Ferrari mematuhi regulasi ketat di pasar internasional, menjaga perlindungan merek dagang, dan memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dan lingkungan. Struktur kelembagaan perusahaan yang solid juga mendukung tata kelola yang efektif dan responsif terhadap perubahan pasar. Dalam aspek sosial, Ferrari tidak hanya dikenal sebagai merek mobil mewah, tetapi juga berperan aktif dalam komunitas melalui kegiatan sosial, CSR, dan keberlanjutan.
Dalam hal ekonomi, Ferrari berhasil menjalankan model bisnis berbasis "low volume, high margin", yang memastikan keuntungan tinggi meski volume penjualannya terbatas. Selain itu, Ferrari juga berinvestasi pada diversifikasi sumber pendapatan, seperti merchandising dan lisensi merek, serta tetap menunjukkan ketahanan terhadap krisis ekonomi global. Perusahaan ini berkomitmen untuk beradaptasi dengan tren elektrifikasi melalui pengembangan kendaraan listrik yang akan diluncurkan pada tahun 2025.
Aspek lingkungan juga menjadi perhatian utama, dengan Ferrari berupaya mengurangi dampak karbon melalui langkah-langkah keberlanjutan dan komitmen untuk mencapai netralitas karbon pada 2030. Keberhasilan perusahaan tidak hanya terletak pada inovasi teknis dan produksi, tetapi juga pada komitmennya terhadap keberagaman, kesejahteraan karyawan, dan manajemen sumber daya manusia yang efisien.
Secara keseluruhan, Ferrari terus
menunjukkan kinerja keuangan yang mengesankan dengan pertumbuhan pendapatan dan
laba yang stabil. Langkah-langkah inovatif yang diambil, baik dalam hal produk,
teknologi, maupun tanggung jawab sosial, menjadikan Ferrari sebagai pemimpin
yang tak tergoyahkan dalam industri otomotif mewah.
10.
Daftar Pustaka
Ferrari N.V. (n.d.). Sejarah Ferrari N.V.. Wikipedia bahasa Italia. Retrieved from https://it.wikipedia.org/wiki/Ferrari_N.V.
Pluang. (n.d.). Ferrari N.V. (RACE) - Saham dan informasi pasar. Pluang. Retrieved from https://pluang.com/asset/usstock/RACE/10632
Republika. (2023, September 17). Rahasia Ferrari: Dari garasi kecil menuju puncak kemewahan. Republika.co.id. Retrieved from https://fbeta.republika.co.id/berita/sg7fi4423/rahasia-ferrari-dari-garasi-kecil-menuju-puncak-kemewahan
KrisnaMedia. (2010, Februari). Strategi pemasaran Ferrari. KrisnaMedia Blogspot. Retrieved from https://krisnamedia.blogspot.com/2010/02/strategi-pemasaran-ferrari.html
Ferrari Corporate. (n.d.). Sustainability Strategy. Retrieved from https://www.ferrari.com/en-EN/corporate/sustainability-strategy
Financial Times. (2024). Ferrari to Launch First Electric Car in 2025. Diakses dari https://www.ft.com/content/56b3684c-d926-461c-9ac2-97d8af75ea69.
Medcom. (n.d.). Ferrari aplikasi teknologi KERS di produk massal. Retrieved from https://www.medcom.id/otomotif/mobil/VNnWPejb-ferrari-aplikasi-teknologi-kers-di-produk-massal
BlackXperience. (n.d.). Fasilitas produksi baru Ferrari menambah model baru namun tetap dengan volume terbatas. Retrieved from https://www.blackxperience.com/blackauto/autonews/fasilitas-produksi-baru-ferrari-menambah-model-baru-namun-tetap-dengan-volume-terbatas
MarketWatch.
(2025). Ferrari Offers Cautious Guidance. The Stock Revs Higher Anyway. Diakses
dari
https://www.marketwatch.com/story/ferrari-offers-cautious-guidance-the-stock-revs-higher-anyway-b5bcc899.
Komentar
Posting Komentar