ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PT. ALAMTRI RESOURCES INDONESIA TBK.

 ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PT. ALAMTRI 

RESOURCES INDONESIA TBK.

      PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. yang sebelumnya dikenal dengan PT. Adaro Energy Indonesia Tbk., meruapakan  perusahaaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di sektor pertambangan batu bara dan energi. PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. berdiri pada tahun 1970, dengan fokus utama perusahaan pada pertambangan batu bara metalurgi, pemrosesan mineral, serta pengembangan proyek energi terbarukan. Perusahaan memiliki sumber daya batu bara sebesar 4 miliar ton dan cadangan sebesar 1 miliar ton, dengan operasi utama di daerah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

    Visi PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. ingin menjadi grup perusahaan tambang dan energi Indonesia yang terkemuka. Misi akan bergerak di bidang pertambangan dan energi untuk memuaskan kebutuhan pelanggan, mengembangkan karyawan, menjalin kemitraan dengan pemasok, mendukung pembangunan masyarakat dan negara, mengutamakan keselamatan dan kelestarian lingkungan, memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.

    PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. adalah perusahaan energi yang terintegrasi secara vertikal di Indonesia dengan bisnis di sektor batu bara, energi, utilitas dan infrastruktur pendukung. Alamtri memiliki model bisnis terintegrasi yang terdiri dari delapan pilar: Adaro Mining, Adaro Services, Adaro Logistics, Adaro Power, Adaro Land, Adaro Water, Adaro Capital dan Adaro Foundation. Lokasi utama tambang Alamtri terletak di Kalimantan Selatan, tempat ditambangnya Envirocoal, batu bara termal dengan kadar polutan yang rendah. 

    Alamtri juga memiliki aset batu bara metalurgi yang beragam mulai dari batu bara kokas semi lunak sampai batu bara kokas keras premium di Indonesia dan Australia. Walaupun batu bara tetap merupakan DNA perusahaan, Alamtri terus mengembangkan bisnis non batu bara untuk mendapatkan dasar penghasilan yang lebih stabil dan mengimbangi volatilitas sektor batu bara.

    Pada tahun 2024, pergantian nama perusahaan menjadi PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. untuk membuktikan komitmennya terhadap dunia bisnis yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Perubahan nama ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk lebih fokus pada bisnis hijau dan proyek–proyek ramah lingkungan, mendukung transisi energi nasional.

    Dalam upaya mendukung transisi energi nasional, perusahaan telah mengimplementasikan berbagai inisiatif Environmental, Social, and Governance (ESG) serta memperluas portofolio bisnis ke sektor energi terbarukan, termasuk proyek pembangkit tenaga air dan tenaga surya.

1.     Aspek Hukum/Kelembagaan

Perusahaan Alamtri Resources Indonesia Tbk. berbentuk Perseroan Terbatas dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan  dalam PJOK No. 42/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan PJOK No. 17/2020 tentang Transaksi Material. Dalam transaksi afiliasi, seperti perjanjian pinjaman antara anak perusahaan, perusahaan memastikan bahwa prosedur dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak melibatkan benturan kepentingan atau transaksi material yang signifikan.

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP). Izin ini didapatkan untuk mengelola tambang bekas Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) milik perusahaan sebelumnya yaitu PT. Adaro Energy Indonesia Tbk. PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. memiliki nomor NPWP 02.399.244.9-091.000. 

Kelembagaan PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. memiliki struktur organisasi yang jelas sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia. Perusahaan memiliki Dewan Komisaris yang dipimpin oleh Edwin Soeryadjaya dan Dewan Direksi yang dipimpin Gribaldi Thohir sebagai pengawas sekaligus pengelola operasional perusahaan.

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dibuktikan dengan adanya komite audit dan komite lainnya untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan untuk perusahaan. Perusahaan juga berkomitmen untuk mematuhi segala bentuk aturan yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk dalam hal laporan tahunan dan penyampaian segala informasi kepada kepada publik.

Sesuai Anggaran Dasar pasal 3 bidang usaha Perseroan adalah bidang usaha perdagangan, jasa, industri, pengangkutan batu bara, perbengkelan, pertambangan dan konstruksi. Entitas anak bergerak dalam bidang usaha pertambangan batu bara, perdagangan batu bara, jasa kontraktor penambangan, infrastruktur, logistik batu bara, pembangkit listrik, dan pengolahan air. Bidang Usaha yang saat ini dijalankan adalah tambang batu bara, jasa pertambangan dan logistik dan ketenagalistrikan yang terintegrasi melalui anak-anak perusahaan.

Akta Pendirian PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. yaitu Akta No.25 tertanggal 28 Juli 2004 yang dibuat di hadapan Sukawaty Sumadi, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian Perusahaan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 59, tertanggal 25 Juli 2006, Tambahan Berita Negara No. 8036 dan disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.C-21493 HT.01.01.TH.2004, tertanggal 26 Agustus 2004.

Akta Perubahan Anggara Dasar Terakhir yaitu Akta Notaris Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., No. 36 tertanggal 6 Juli 2015 untuk menyesuaikan Anggaran Dasar Perusahaan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tertanggal 8 Desember 2014, tentang Rencana dan Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014, tertanggal 8 Desember 2014, tentang Dewan Direksi dan Komisaris Perusahaan Publik. Akta terakhir ini telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0953799, tertanggal 3 Agustus 2015.

 

2.     Aspek Sosial

Ditinjau dari aspek sosial PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. telah melaksanakan berbagai program kerja yang sangat membantu masyarakat. Dalam bidang pendidikan perusahaan mengadakan program beasiswa yang dikemas dalam program Indonesia Bright Leaders (IBLF), dengan total penerima manfaat 619 orang, terdiri dari 2 orang jenjang S-2 , 299 orang jenjang S-1, 44 orang beasiswa Tahfidz, 124 orang jenjang sekolah lanjutan atas (SMP dan SMA), 100 jenjang SD dan 50 anak asuh (termasuk 128 beasiswa mahasiswa dari YABN).

Dalam rangka pelaksanaan Adaro PAUD berkarakter perusahaan melakukan pembinaan PHBK terhadap 289 guru PAUD. Perusahaan juga turut andil dalam pembinaan kewirausahaan di enam pesantren dengan nama program kerja Adaro Santri Sejahtera (PASS).

Realisasi program kerja berikutnya yaitu Adaro Nyalakan Raga dengan penciptaan Adaro Air Bersih dan Sanitasi  yang merupakan program pengembangan dan penyediaan air bersih di desa-desa Ring 1 Tabalong, Paran, Lok Batung, dan Mihu. Selanjutnya, ada Adaro Aksa Terang suatu program penanggulangan buta katarak dengan akumulasi operasi kepada 6.374 pasien gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun dari tahun 2013-2019. Perusahaan juga membagikan 445 kacamata gratis untuk gangguan refrasksi.

Kontribusi perusahaan terhadap aspek sosial yang selanjutnya bernama Adaro Nyalakan Budaya dengan pembentukan Desa Budaya Dayak Deah dan Dayak Pitap, selanjutnya dengan mengadakan gelar wisata Budaya Dayak Kabupaten Belangan, serta memberikan dukungan untuk Tabalog Etcnic Festival.

Program selanjutnya bernama Adaro Nyalakan Lestari dengan realisasi berupa pengembangan TPST Maburai dan Mabu’un, pengembangan bank sampah, mengadakan program sekolah adiwiyata di Kabupaten Tabalong dan Balangan, serta dengan mengadakan pelatihan dan pembinaan program tempat olah sampah.

Perusahaan sangat aktif dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dengan berbagai program. Namun, masih ada lagi program yang paling menonjol yaitu “Satu Seragam Sejuta Harapan” dengan menyediakan 10.000 paket seragam sekolah senilai Rp12,4 miliar untuk anak-anak di wilayah operasional perusahaan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan dan memberikan semangat bagi anak-anak untuk melanjutkan sekolah.

Terakhir dalam aspek sosial PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk.  setiap tahun berpartisipasi dalam kegiatan buka puasa bersama 1000 anak yatim, kegiatan ini merupakan tradisi sejak dari tahun 2011 yang mencerminkan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

 

3.     Aspek Ekonomi

Pada tahun 2019 PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. memiliki realisasi produksi sebesar 58,03 juta ton naik 7%. Nisbah kupas turun menjadi 4,69x dari 5,06x di tahun sebelumnya. Realisasi penjualan naik 9% menjadi 59,18 juta ton. Total nilai penjualan konsolidasi di tahun 2019 adalah US$3,457.2 dan laba bersih sebesar US$435.0 juta. Perusahaan mendistribusikan nilai perolehan ekonomi total senilai US$2,939,1 juta.

Sepanjang tahun 2019, para pelaku industri batu bara menghadapi kondisi yang sangat sulit antara lain akibat pelemahan ekonomi global, ketidakpastian kebijakan pemerintah, ketegangan perdagangan AS-China, dan penurunan harga gas alam cair, yang menekan harga batu bara hingga harga rata-rata GlobalCoal Newcastle (gCN) tahun 2019 menjadi AS$77,74 per ton, atau turun 28% y-o-y.

Perusahaan segera menanggapi kondisi tersebut dengan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi nisbah kupas, dan mengoptimalkan kapasitas operasi demi meningkatkan produksi secara terukur, sehingga penurunan pendapatan dapat diminimalkan dengan memanfaatkan kondisi cuaca di wilayah tambang yang kondusif.

Hasilnya adalah kenaikan 7% pada volume produksi batu bara menjadi sebesar 58,03 juta ton, dengan nisbah kupas 4,69x. Karenanya, dengan penurunan harga jual rata-rata yang mencapai 13%, kami mampu menekan penurunan pendapatan y-o-y hingga hanya sebesar 4%, menjadi AS$3.457 juta. Dengan angka penjualan tersebut, kami mencatat total perolehan nilai ekonomi sebesar AS$3.663 juta, atau turun 3% dari AS$3.769 juta pada tahun sebelumnya, yang kemudian kami distribusikan kepada para pemangku kepentingan sejumlah AS$2.939 juta, atau turun 3% dari AS$3.030 juta di tahun sebelumnya.

Perolehan ekonomi terutama dibagikan kepada para mitra kerja dan pemasok (senilai AS$1.949 juta), kepada negara dalam bentuk pajak dan royalti (senilai AS$607 juta), kepada pemegang saham dalam bentuk dividen (senilai AS$200 juta), selain kepada karyawan, kreditur dan kepada masyarakat melalui realisasi Program CSR. Selain berkontribusi terhadap ekonomi dalam bentuk finansial, kami juga memasok batu bara untuk memenuhi kebutuhan PLTU yang dikelola oleh swasta dan PT PLN (Persero) di Indonesia, mendukung penyediaan tenaga listrik melalui PLTU IPP skala besar sampai sedang, dan mendukung ketersediaan air bersih melalui beberapa entitas anak usaha.

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. berkontribusi langsung pada pembangunan perekonomian negers melalui pembayaran pajak dan royalti senilai US$607 juta, selain melalui penyediaan batu bara kepada PLN dan partisipasi dalam Pembangunan PLTU. Perusahaan tentunya juga menjalin kerjasama dengan 158 mitra kerja untuk bersama-sama mendukung pertumbuhan perekonomian di daerah-daerah.

Dari aspek ekonomi V telah menunjukkan kinerja keuangan yang signifikan meskipun menghadapi tantangan fluktuasi harga komoditas. Pada tahun 2024, perusahaan mencatat pendapatan sebesar US$2,08 miliar, meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan ini sebagian besar berasal dari penjualan batu bara yang merupakan pilar utama bisnis perusahaan.

Perusahaan berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam menyediakan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan membangun 500 rumah gratis di sekitar wilayah operasionalnya. Dengan langkah-langkah yang dilakukan perusahaan berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta ikut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.

 

4.     Aspek Lingkungan

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. menunjukkan komitmen yang kuat terhadap aspek lingkungan melalui implementasi berbagai program dan strategi yang berfokus pada keberlanjutan. Perusahaan ini telah mengambil langkah-langkah signifikan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), dengan focus perusahaan pada transisi menuju bisnis yang lebih ramah lingkungan.

Salah satu tindakan utamanya dengan diversifikasi ke sektor energi terbarukan, termasuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berkapasitas 1,4 GigaWatt di Kalimantan Utara dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kalimantan Tengah. Pengembangan ini merupakan upaya perusahaan untuk mengurangi jejak karbon dan mendukung transisi energi nasional.

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. juga aktif dalam program rehabilitasi dan reklamasi lahan hingga tahun 2023, perusahaan telah melakukan penanaman pohon di area seluas 3.706 hektar sebagai bagian dari proyek revegetasi. Kegiatan penghijauan ini dilakukan di beberapa lokasi, termasuk di Gunung Pamaton, Kalimantan Selatan dan Blok Gagutur di Kalimantan Tengah.

Pada tahun 2019 PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. menerima penghargaan PROPER Emas Tahun 2019, yang sekaligus menjadikan PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. sebagai salah satu perusahaan pertambangan batu bara yang menerima penghargaan PROPER Peringkat Emas.

Dalam aspek lingkungan PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. mengembangkan zona keanekaragaman hayati melalui pendekatan standar HCV (High Conservation Valuel), khususnya dalam pelaksanaan perlindungan keanekaragaman hayati yang direalisasikan di Paringin.

Perusahaan juga turut mengembangkan Taman Wisata Alam Pulau Bakut, dengan pemeliharaan ekosistem mangrove yang menjadi habitat satwa endemik dilindungi yaitu bekantan (Nasalis Iarvatus). PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. ikut mengidentifikasi 105 jenis burung yang hidup di areal kelolaan, dengan status menurut IUCN adalah: LC – 98 jenis, NT – tujuh jenis dan EN – satu jenis.

Kontribusi perusahaan terhadap aspek lingkungan selanjutnya yaitu dengan mencatatkan perbaikan pengelolaan energi dengan intensitas Energi 2019 sebesar 0,43 dari 0,46 (Gigajolu/metric ton of coal) dan perbaikan pengelolaan emisi dengan intensitas emisi GRK 2019 menjadi 0.033 dari 0.036 (total emisi/ton batu bara) (Tbk, 2019).

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. mampu menurunkan total kebutuhan air untuk kegiatan operasional sebesar 15,8% dimana 98,1% diantaranya berasal dari fasilitas penampungan air hujan dan air daur ulang. Perusahaan juga mentransportasikan 44,7% limbah B3 dari kegiatan operasional bekerjasama dengan pihak independen bersertifikat.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk berkomitmen untuk mengintegrasikan praktik keberlanjutan dalam operasionalnya, menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Komitmen kami untuk menjaga dan memperbaiki kualitas lingkungan diwujudkan dengan menerapkan green initiatives dan menjalankan kegiatan operasional penambangan terintegrasi dengan merujuk pada prinsip prinsip perlindungan lingkungan, termasuk penerapan standar operasional bersertifikasi ISO 14001:2015 untuk manajemen lingkungan dan ISO 17025 untuk laboratorium pengujian batu bara.

Kegiatan penambangan dilakukan dengan dukungan aplikasi perencanaan penambangan terpadu berbasis teknologi informasi yang efektif dalam mengefisienkan armada alat berat dan mengurangi emisi. Kami juga mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) yang ditimbulkan oleh kebutuhan listrik untuk aktivitas pendukung dengan mengelola PLTU mulut tambang, mengembangkan bahan bakar nabati biodiesel untuk memenuhi kebutuhan secara mandiri, mengkampanyekan pengelolaan energi dan emisi, dan dengan cermat menghitung intensitas energi maupun emisi GRK dari proses produksi batu bara.

Hasilnya adalah penurunan intensitas energi menjadi 0,43 GJ/metrik ton batu bara dari 0,46 GJ/metrik ton. Seiring penurunan intensitas energi tersebut, kami mencatat penurunan intensitas emisi GRK sebesar 8%, menjadi 0,033 ton ekuivalen CO2 / metrik ton batu bara. Selain itu, kami juga menjalankan langkah-langkah untuk meminimalkan pencemaran air, mengembangkan kawasan konservasi, dan mengelola limbah.

 

5.     Aspek Pasar

Aspek pasar PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. mengalami perubahan strategis setelah pemisahan bisnis batu bara yang dikelola oleh PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sebagai anak perusahaan. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan fokus perusahaan dengan minat investor yang lebih condong ke proyek energi bersih dan mineral, serta untuk meningkatkan daya tarik investasi di sektor energi terbarukan.

Setelah spin off, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. berencana untuk memperluas bisnisnya dalam bidang batu bara metalurgi dan energi terbarukan (EBT). Pada tahun 2024, perusahaan mencatat penjualan batu bara metalurgi sebesar 5,62 juta ton, meningkat 26% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, harga jual rata-rata mengalami penurunan sekitar 16% yang mencerminkan tantangan dalam pasar batu bara global.

Pada tahun 2024 PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. memiliki total pendapatan sebesar $2,079 miliar dengan laba bersih sebesar 648 juta dan margin EBITDA operasional mencapai 47%. Fokus perusahaan kini juga mencakup Pembangunan smelter aluminium dan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan perusahaan di masa depan.

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. berharap dengan pemisahan ini bisa membuat investor lebih tertarik pada keberlanjutan dan inovasi dalam energi terbarukan, sementara PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) tetap berfokus pada sektor batu bara yang lebih tradisional. Ini menunjukkan adaptasi perusahaan terhadap dinamika pasar dan permintaan investor yang terus berkembang.

 

6.     Aspek Sumber Daya Manusia dan Manajemen

Aspek sumber daya manusia dan manajemen PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. berfokus pada pengembangan kompetensi karyawan, rekrutmen yang strategis, dan penerapan budaya perusahaan yang kuat. Dalam rekrutmen, PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. melakukan pendekatan sistematis untuk menempatkan individu yang tepat di posisi yang sesuai. Proses rekrutmen melalui program manajemen bakat, seperti Adaro Talent Mangement yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan calon pemimpin masa depan dalam organisasi.

Dalam rangka pengembangan karyawan perusahaan menyediakan berbagai program pelatihan dan pengambangan untuk meningkatkan keterampilan dan kepemimpinan. Ini termasuk rotasi pekerjaan, mentoring, dan pelatihan relevan yang dirancang untuk memperkuat kompetensi karyawan. Pada tahun 2021, rata-rata jam pelatihan per karyawan mencapai 42,13 jam. Hal tersebut menunjukkan komitmen perusahaan terhadap peningkatan kapasitas SDM.

PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. sangat menekankan pentingnya keterlibatan karyawan dalam menciptakan budaya kerja yang positif. Survei keterlibatan karyawan menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, dengan indeks mencapai 86%. Hal ini mencerminkan rasa memiliki yang kuat diantara para karyawan terhadap perusahaan.

Dalam aspek sumber daya manusia perusahaan merekrut 741 orang karyawan baru, dan memproses pengunduran diri 295 karyawan lama, dengan total karyawan tetap per akhir tahun 2019 adalah 10.882. Dalam rangka peningkatan kemampuan karyawan perusahaan menyelenggarakan berbagai program pelatihan teknis, manajerial, maupun sertifikasi dengan rata-rata jam pelatihan yaitu 44 jam.

Kami memandang SDM adalah salah satu pemangku kepentingan yang memiliki peran vital dalam memastikan keberhasilan dan kesinambungan usaha. Untuk itu, kami menjalankan berbagai program dan kegiatan bagi karyawan untuk terus meningkatkan kompetensi. Kami senantiasa mensosialisasikan budaya perusahaan yakni integrity, meritocracy, openness, respect dan excellence atau IMORE, sebagai pedoman bagi setiap insan Grup Adaro untuk berkarya, menjalankan tugas dan kewajibannya serta berinteraksi dengan pihak internal maupun eksternal. Selain itu, kami mengembangkan inisiatif strategis “The Winning Team” dan berfokus untuk menerapkan program-program terkait untuk mengelola dan mengembangkan para karyawan dan para talent demi memastikan pertumbuhan yang baik dan berkesinambungan.

Kami mendukung serikat pekerja, yang juga menjadi wadah para karyawan untuk menyalurkan dan mengekspresikan harapan and keinginan sekaligus menjadi mitra dalam menyelesaikan berbagai persoalan terkait hubungan kerja dan masalah ketenagakerjaan lainnya. Dengan keyakinan bahwa karyawan yang merasa “engaged” menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi pertumbuhan perusahaan, kami menyelenggarakan survei Employee Engagement Survey (EES) secara berkala, yang hasilnya digunakan sebagai informasi berharga untuk meningkatkan kualitas pengelolaan SDM di seluruh Grup Adaro.

 

7.     Aspek Teknis Produksi dan Operasional

Salah satu proyek utama yang sedang berjalan adalah Pembangunan smelter aluminium melalui anak perusahaan yaitu PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) (Hidayat, 2025). Smelter ini direncakan memiliki kapasitas awal 500.000 ton aluminium per tahun, dengan tahap awal produksi yang ditargetkan mencapai 10.000 ton pada tahun 2025. Produksi akan dilakukan secara bertahap, dengan target kapasitas penuh tercapai pada tahun 2027.

Perusahaan telah mengamankan pasokan alumina untuk smelter dan menandatangani kontrak penjualan aluminium, terutama untuk pasar ekspor. Diperkirakan lebih dari 90% produksi awal akan diekspor, dengan harapan penjualan lokal diatas 10%.

Dalam produksi batu bara, PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. memiliki lima area konsesi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Batu bara metalurgi yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi, dengan kandungan abu dan fosfor yang rendah menjadikan bahan baku sebagai faktor terpenting dalam industri pembuatan baja.

 

8.     Aspek Keuangan

Aspek keuangan PT. Alamtri Resources Indonesia Tbk. menunjukkan dinamika yang signifikan dalam kinerja dan struktur keuangan perusahaan. Pada tahun 2024, perusahaan mencatat total pendapatan sebesar $2,08 miliar, mengalami penurunan sekitar 2,66% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai $2,14 miliar . Penurunan ini dipengaruhi oleh fluktuasi harga batu bara di pasar global, meskipun volume penjualan batu bara metalurgi meningkat.

Laba bersih perusahaan untuk tahun 2024 tercatat sebesar $1,38 miliar, yang juga mengalami penurunan dibandingkan dengan laba bersih tahun 2023 sebesar $1,64 miliar (News, 2025). Margin laba bersih pada tahun 2024 adalah 66,39%, menunjukkan efisiensi operasional yang tetap tinggi meskipun ada tantangan di pasar.

Dari sisi aset, total aset perusahaan pada akhir tahun 2024 mencapai sekitar $6,70 miliar, sementara total utang lancar tercatat sebesar $647,4 juta. Total ekuitas perusahaan juga menunjukkan posisi yang kuat dengan angka mencapai $5,37 miliar.

Arus kas dari aktivitas operasi mengalami penurunan menjadi $335,09 juta pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun, arus kas dari aktivitas investasi menunjukkan peningkatan yang signifikan menjadi $1,43 miliar, mencerminkan investasi yang dilakukan dalam proyek-proyek baru dan pengembangan infrastruktur.

Dengan fokus pada pengembangan energi terbarukan dan diversifikasi produk, PT. Alamtri Resources Indonesia Tbkp. berusaha untuk meningkatkan ketahanan finansial dan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.

 

DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, K. (2025). Alamtri (ADRO) Beberkan Progres Smelter Aluminium ADMR & PLTA Rp50 Triliun. Industri.Kontan.Co.Id. https://industri.kontan.co.id/news/alamtri-adro-beberkan-progres-smelter-aluminium-admr-plta-rp-50-triliun

News, I. (2025). Laba Alamtri (ADRO) Turun 16% Jadi Rp22,68 Triliun di 2024. Cnbcindonesia.Com. https://www.indopremier.com/ipotnews/newsDetail.php?jdl=Laba_Alamtri_(ADRO)_Turun_16_Jadi_Rp_22-68_Triliun_di_2024&news_id=459809&group_news=RESEARCHNEWS&news_date=&taging_subtype=PG002&name=&search=y_general&q=,&halaman=1

Tbk, P. A. E. (2019). Advancing Sustainable Development Through Empowerment and Synergy.

 

Nama : Eka Asti Nur Aini

Kelas : MBS 4A

NIM : 235211019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Perusahaan pada PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (Cimory)

Analisis Studi Kelayakan Bisnis Pada PT. Pertamina (Persero)

ANALISIS PT. GARENA INDONESIA