ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA PT YUPI INDO JELLY GUM

ANALISIS STUDI KELAYAKAN BISNIS 

PADA PT YUPI INDO JELLY GUM

 

KELOMPOK 3:

1.Damar Cahyo Asmoro (235211085)

2.Muhammad Hassan Fikry (235211089)

3.Isqi Wijayanti (235211097)

4.Melani Eka Sasmita (235211104)

5.Nadia A’yuni Syahidah (235211118)

6.Faizut Isnasari (235211119)


 

PROGRAM STUDI MANAJEMEN BISNIS SYARIAH 

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM 

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN MAS SAID SURAKARTA 

2025


PENDAHULUAN

    Industri makanan ringan, khususnya permen jelly, terus mengalami pertumbuhan pesat baik di Indonesia maupun secara global. Permen jelly merupakan salah satu jenis makanan ringan yang memiliki daya tarik luas, tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga bagi orang dewasa. Dengan teksturnya yang kenyal, rasa yang beragam, serta bentuk yang menarik, produk ini menjadi salah satu pilihan favorit di pasar makanan ringan. Seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat dan perubahan gaya hidup yang lebih praktis, permintaan terhadap permen jelly terus mengalami peningkatan. Selain itu, tren global dalam industri makanan mendorong inovasi dalam formulasi produk, seperti penggunaan bahan alami, pengurangan kadar gula, serta pemenuhan standar keamanan pangan yang lebih ketat. Oleh karena itu, perusahaan yang bergerak di sektor ini harus mampu beradaptasi dengan perubahan pasar agar tetap kompetitif.

    PT Yupi Indo Jelly Gum merupakan salah satu produsen permen jelly terkemuka di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1996, perusahaan ini telah membangun reputasi yang kuat dan menjadi pemimpin di segmen permen jelly dalam negeri. PT Yupi Jelly Gum dikenal dengan berbagai produk inovatif yang tidak hanya berkualitas tinggi tetapi juga memiliki cita rasa yang disukai konsumen. Dengan fasilitas produksi yang modern dan teknologi canggih, perusahaan ini terus berupaya menghadirkan produk yang aman dan sesuai dengan standar internasional, termasuk sertifikasi ISO, HACCP, serta sertifikat halal dari MUI.

    Melalui studi kelayakan ini, PT Yupi Indo Jelly Gum diharapkan dapat mengidentifikasi peluang serta tantangan yang ada, sehingga mampu merumuskan strategi bisnis yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kondisi pasar, tren konsumen, serta regulasi yang berlaku, perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih terarah dalam memperluas jangkauan pasar dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri permen jelly. Dengan langkah-langkah strategis yang tepat, PT Yupi Indo Jelly Gum tidak hanya dapat mempertahankan dominasinya di pasar domestik tetapi juga memperkuat eksistensinya di pasar global. Oleh karena itu, diperlukan analisisi studi kelayakan bisnis dalam berbagai aspek, seperti berikut.

  1. ASPEK HUKUM

Dalam studi kelayakan bisnis, aspek hukum sangat penting untuk memastikan bisnis berjalan sesuai aturan dan meminimalkan risiko hukum. Berikut beberapa poin yang perlu diperhatikan:


  • Legalitas dan Izin Usaha:

  1. Pendirian PT: PT Yupi sebagai perseroan terbatas (PT) telah memenuhi persyaratan hukum dengan memiliki akta pendirian yang disahkan oleh notaris dan terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). 
  2. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP): PT Yupi memiliki SIUP yang memungkinkan mereka untuk beroperasi secara sah dalam sektor perdagangan, khususnya di industri makanan dan permen.
  3. Tanda Daftar Perusahaan (TDP): PT Yupi wajib memiliki TDP yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk memastikan bahwa perusahaan mereka tercatat secara resmi.

  •  Izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) 
  1. Karena PT Yupi bergerak di bidang produksi makanan dan permen, mereka wajib mematuhi regulasi yang dikeluarkan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). BPOM mengawasi peredaran produk makanan dan minuman untuk memastikan produk yang dipasarkan aman, layak konsumsi, dan memenuhi standar kualitas serta kesehatan yang berlaku.
  2. PT Yupi perlu memiliki izin edar dari BPOM untuk setiap produk makanan dan permen yang mereka produksi. Ini melibatkan registrasi produk dan pemeriksaan standar kualitas serta keamanannya.

  •  Hak Kekayaan Intelektual (HKI)
    1. Merek Dagang: PT Yupi harus melindungi merek dagang mereka dengan mendaftarkan nama merek dan logo mereka di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) agar terhindar dari klaim pelanggaran hak cipta atau merek oleh pihak lain.
    2. Paten dan Desain Industri: Jika PT Yupi memiliki inovasi produk atau desain kemasan yang unik, mereka bisa mendaftarkan paten atau desain industri untuk melindungi hak atas produk tersebut.
  • Peraturan Lingkungan

    1. PT Yupi harus mematuhi peraturan mengenai pengelolaan limbah dan keberlanjutan lingkungan jika mereka menghasilkan limbah industri. Perusahaan harus memastikan bahwa produksi mereka tidak merusak lingkungan, serta mematuhi regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

  • Kontrak dan Perjanjian Bisnis
    1. PT Yupi harus memiliki perjanjian yang jelas dan sah secara hukum dengan pemasok bahan baku, distributor, dan mitra bisnis lainnya. Kontrak tersebut harus mencakup ketentuan mengenai kewajiban masing-masing pihak, pengaturan pembayaran, serta perlindungan terhadap hak dan kewajiban perusahaan.

  • Perlindungan Konsumen 

    1. Sebagai produsen makanan dan permen, PT Yupi harus mematuhi Undang-Undang Perlindungan Konsumen untuk menjamin bahwa produk mereka aman dan tidak merugikan konsumen. Produk PT Yupi harus jelas mencantumkan informasi yang relevan seperti tanggal kedaluwarsa, bahan baku yang digunakan, dan informasi lain yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  • Perpajakan dan Kewajiban Fiskal

    1. PT Yupi wajib mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia, termasuk kewajiban untuk membayar Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta pajak lainnya. Mereka harus memastikan laporan keuangan yang transparan dan membayar pajak tepat waktu untuk menghindari masalah hukum terkait kewajiban fiskal.

    Dengan memperhatikan dan mematuhi aspek-aspek hukum tersebut, PT Yupi dapat memastikan bahwa bisnis ini layak untuk dijalankan.

 

        2. ASPEK SOSIAL & EKONOMI

  • Aspek Sosial  

        Berikut beberapa aspek sosial dari PT Yupi Indo Jelly Gum yaitu : 

  1. Penyediaan lapangan kerja

Salah satu aspek terpenting dalam perusahaan ini yaitu memberikan banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat terutama masyarakat sekitar. Dengan banyaknya lapangan pekerjaan tersebut akan menekan angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian local. 

      2. Keterlibatan dalam program CSR (Corporate Social Responsibility)

 Perusahaan ini berpartisipasi dalam kegiatan sosial melalui program CSR. Mereka dapat berkontribusi kepada masyarakat melalui Pendidikan, Kesehatan, maupun pembangunan infrastuktur.

      3. Kesejahteraan karyawan 

Dengan adanya fasilitas yang memadai, jaminan soisal, dan pengembangan karir pada karyawannya akan meningkatkan tingkat kesejahteraan karena mereka merasa dihargai. Dengan demikian, karyawan akan termotivasi dan produktif dalam bekerja.

  •  Aspek Ekonomi

    1. Daya beli konsumen

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi negara, belanja orang umumnya meningkat, yang mengarah pada peningkatan konsumsi barang, termasuk permen dan makanan ringan. Sebagai salah satu produsen permen terbesar, PT Yupi Indo Jelly Gum dapat mengambil manfaat dari peningkatan kondisi ekonomi tersebut.

     2. Pengadaan bahan baku

PT Yupi Indo Jelly Gum memerlukan bahan baku utama seperti gula, pewarna makanan, dan bahan pembantu lainnya, yang diambil dari distributor perusahaan lain untuk memenuhi bahan baku tersebut. Sehingga akan terjadi perputaran ekonomi local untuk memenuhi bahan baku tersebut.

    3. Persaingan pasar

Agar tetap kompetitif, PT Yupi Indo Jelly Gum harus terus mengembangkan produk baru yang menarik bagi konsumen seperti permen dengan rasa unik atau permen yang lebih sehat dengan kandungan gula rendah. Inovasi ini penting untuk mempertahankan loyalitas konsumen dan menarik konsumen baru. 

    4. Perekonomian lokal

Dengan skala operasional yang besar, perusahaan ini berkontribusi dalam perekonomian lokal baik dengan adanya pendapatan daerah, transaksi perdagangan, maupun pajak.

 

 

3. ASPEK LINGKUNGAN

    PT Yupi Indo Jelly Gum yang lebih dikenal sebagai Yupi, merupakan produsen permen gummy yang sudah berdiri di Indonesia sejak tahun 1996. Tanggung jawab yang besar dalam pengelolaan dalam segi lingkungan dipegang erat oleh perusahaan ini, terutama terkait dengan pengelolaan limbah yang dihasilkan. PT Yupi Indo Jelly Gum menunjukkan kepedulian terhadap pengelolaan limbah, khususnya limbah permen yang tidak memenuhi standar kualitas, dengan bekerja sama dengan mitra seperti CV Berkah Kandang Rejeki. Limbah permen tersebut diolah melalui proses perebusan hingga mencair dan hasil akhirnya bisa dimanfaatkan sebagai pakan lebah. Sementara itu, untuk produk plastik kemasan diolah menjadi pelet atau cacahan plastik yang memiliki nilai jual kembali. Inisiatif ini membantu perusahaan dalam menemukan metode pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. 

    PT Yupi Indo Jelly Gum juga telah mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang bertujuan untuk memastikan bahwa air limbah yang dihasilkan oleh kegiatan produksi telah diolah dengan baik terlebih dahulu sebelum akhirnya dibuang ke lingkungan, sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku. Selain itu, perusahaan juga melakukan daur ulang air limbah yang telah diolah, serta menyusun dan melaksanakan rencana pemantauan kualitas air limbah secara berkala. Keaktifan dalam edukasi lingkungan telah dijalankan oleh PT Yupi Indo Jelly Gum, di mana disalurkan melalui dukungan terhadap acara “Urban Humanity” yang bertujuan menanamkan pentingnya kebersihan, kesehatan, ketertiban, dan keindahan lingkungan kepada anak-anak Indonesia. Acara ini menegaskan, bahwasanya bahaya sampah kimia, terutama sampah plastik, serta pentingnya upaya penegahan pencemaran lingkungan. 

    Perusahaan telah mengambil langkah-langkah dalam upaya pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatan produksi tersebut, mulai dari pengelolaan air limbah, limbah padat melalui pengoperasian IPAL dan bekerja sama dengan mitra pengelola limbah. Namun, perusahaan tidak boleh lengah dalam hal pengawasan dan transparansi dalam hal pengelolaan limbah yang dihasilkan yang bertujuan untuk mencegah praktik yang dapat merugikan serta membahayakan kesehatan konsumen dan merusak reputasi perusahaan. Perusahaan juga perlu memastikan bahwa semua proses pengelolaan limbah telah sesuai dengan standar lingkungan dan kesehatan yang berlaku. 


4. ASPEK PASAR

  1.  Tinjauan Permintaan

  • Peningkatan Konsumsi Permen dan Segmen Pasar

Sasaran Konsumen: Produk PT Yupi Indo Jelly Gum ditujukan terutama untuk segmen anak-anak (SD, SMP, SMA) dan juga merambah ke konsumen remaja melalui inovasi seperti produk “Love Gummy”. Strategi ini memanfaatkan loyalitas konsumen yang telah mengenal merek sejak dini dan terus berlanjut hingga dewasa.  

Tren Pasar: Permintaan permen di Indonesia menunjukkan kestabilan dengan peningkatan minat terhadap produk yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengedepankan aspek gizi, misalnya produk yang mengandung vitamin dan sertifikasi halal.  

Faktor Pendukung: Kenaikan pendapatan masyarakat, gaya hidup urban yang dinamis, serta penetrasi digital yang tinggi (contoh: promosi melalui media sosial) turut meningkatkan permintaan produk seperti gummy jelly. 

     2. Tinjauan Penawaran

  • Kapasitas Produksi dan Inovasi Produk

Kapasitas Produksi: PT Yupi Indo Jelly Gum telah mengembangkan fasilitas produksi yang cukup besar, menunjukkan kemampuannya untuk memenuhi permintaan pasar, baik di dalam negeri maupun untuk ekspor.  

Inovasi Produk: Perusahaan terus berinovasi dalam hal varian rasa, bentuk, dan kemasan guna menyesuaikan dengan selera konsumen yang terus berubah. Pengenalan produk baru seperti “Love Gummy” merupakan strategi untuk menarik segmen remaja dan menjaga relevansi merek.  

Kompetisi Pasar: Walaupun terdapat beberapa pesaing di industri permen, PT Yupi Indo Jelly Gum memiliki posisi yang kuat, dengan pangsa pasar yang signifikan, misalnya sekitar 66,5 persen di sub-kategori soft candy di Indonesia.  

     3. Pertimbangan Kondisi Wilayah

  • Kondisi Pasar Lokal dan Jaringan Distribusi  

Wilayah Operasi: Perusahaan beroperasi di wilayah yang memiliki potensi pasar luas, mencakup pasar domestik besar serta peluang ekspor ke negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.  

Infrastruktur Distribusi: Ketersediaan infrastruktur yang memadai, baik dari sisi transportasi maupun teknologi digital, mendukung distribusi produk ke berbagai daerah.  

Dukungan Kebijakan: Kebijakan pemerintah yang mendukung industri makanan dan permen, termasuk standar keamanan pangan serta sertifikasi halal, semakin mempermudah operasional perusahaan di pasar lokal.

   4. Integrasi Nilai Kearifan Lokal

  • Penyesuaian Produk dengan Budaya Lokal 

Rasa dan Sentuhan Budaya: Perusahaan dapat menyesuaikan produk dengan mengintegrasikan elemen kearifan lokal, seperti menghadirkan varian rasa yang mengusung cita rasa tradisional Indonesia atau desain kemasan yang mencerminkan kekayaan budaya lokal.  

Strategi Pemasaran: Mengedepankan nilai-nilai budaya lokal dalam kampanye pemasaran dapat meningkatkan daya tarik produk di pasar domestik.  

 5. Perkembangan Teknologi

  • Digitalisasi dalam Pemasaran dan Operasional 

Pemasaran Digital: Penggunaan media sosial seperti Instagram Live merupakan salah satu strategi utama yang digunakan perusahaan untuk berinteraksi langsung dengan konsumen, meningkatkan penjualan di platform digital, serta memperkuat citra merek.  

Inovasi Teknologi Operasional: Integrasi teknologi seperti sistem manajemen produksi berbasis IoT dan sistem kontrol mutu digital membantu meningkatkan efisiensi produksi dan menekan biaya.  

Platform E-commerce: Perkembangan e-commerce memudahkan perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar, baik di dalam negeri maupun ke pasar internasional.  

    Dari analisis yang telah dilakukan, studi kelayakan bisnis aspek pasar untuk PT Yupi Indo Jelly Gum menunjukkan bahwa:

  • Permintaan: Didukung oleh kestabilan dan pertumbuhan konsumsi permen, terutama di segmen anak-anak dan remaja.
  • Penawaran: Perusahaan memiliki kapasitas produksi yang besar serta terus melakukan inovasi produk untuk menjaga daya saing.
  • Kondisi Wilayah: Operasional di wilayah dengan potensi pasar yang luas serta dukungan infrastruktur dan kebijakan pemerintah memudahkan distribusi produk.
  • Nilai Kearifan Lokal: Pengintegrasian elemen budaya lokal dalam produk dan pemasaran dapat meningkatkan penerimaan pasar domestik. 
  • Perkembangan Teknologi: Digitalisasi pemasaran dan operasional membantu perusahaan meningkatkan efisiensi dan memperluas pasar.


    Dengan mempertimbangkan seluruh aspek tersebut, PT Yupi Indo Jelly Gum memiliki prospek yang baik untuk tumbuh dan berkembang, selama terus melakukan inovasi dan penyesuaian strategi dengan dinamika pasar serta perkembangan teknologi.

 

5. ASPEK SDM & MANAJEMEN

  1.  Aspek SDM

    PT. Yupi Indo Jelly Gum ialah suatu perusahaan yang berfokus pada bidang pengemasan (package) produk - produk kembang gula. PT. Yupi Indo Jelly Gum ini memiliki suatu tujuan untuk terus tumbuh menjadi sebuah perusahaan yang memiliki kualitas tinggi dan juga memiliki kemampuan dalam operasi dengan cara menyatukan bermacam - macam sumber daya yang di dalamnya meliputi sumber daya alam, mengkombinasikan sumber daya manusianya. Manajemen Sumber Daya Manusia sendiri merupakan suatu ilmu dan juga seni dalam mengatur hubungan dan peran para tenaga kerja agar bisa lebih efektif dan juga efisien untuk bisa mewujudkan tujuan perusahaan, karyawan, serta masyarakat sekitar. Aspek SDM PT Yupi adalah faktor utama dalam keberhasilan PT Yupi sebagai produsen permen terkemuka di indonesia. Beberapa aspek utama dalam SDM meliputi: 


  • Rekrutmen dan seleksi

    PT Yupi membutuhkan tenaga kerja yang terampil dalam bidang produksi, distribusi, dan pemasaran. Mereka kemungkinan besar menerapkan seleksi ketat untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan standar industri makanan.

  • Pelatihan dan Pengembangan

    Sebagai perusahaan manufaktur makanan, pelatihan SDM menjadi penting, terutama dalam hal keamanan pangan, standar produksi, dan inovasi produk. Yupi kemungkinan memberikan pelatihan berkelanjutan bagi karyawannya untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi.

  • Kesejahteraan dan Retensi Karyawan

    PT Yupi perlu memastikan kesejahteraan karyawannya agar tetap termotivasi. Faktor seperti gaji, tunjangan, lingkungan kerja, dan budaya perusahaan sangat mempengaruhi tingkat retensi karyawan.

  • Produktivitas dan Efisiensi

    SDM di PT Yupi harus bekerja secara efisien untuk memenuhi permintaan pasar. Manajemen SDM yang baik dapat meningkatkan produktivitas melalui sistem insentif dan teknologi dalam produksi.


  2. Aspek Manajemen

Manajemen perusahaan berperan dalam memastikan operasional berjalan dengan baik dan mencapai tujuan bisnis. Aspek penting dalam manajemen PT Yupi meliputi:

  • Manajemen Produksi

    PT Yupi harus menjaga kualitas produknya dengan menerapkan standar tinggi dalam proses manufaktur. Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dan HACCP penting untuk menjaga keamanan dan kualitas produk.

  • Manajemen Pemasaran

    Sebagai pemimpin pasar permen kenyal di Indonesia, PT Yupi mengandalkan strategi pemasaran yang kuat. Mereka menggunakan berbagai saluran distribusi, seperti ritel modern, toko online, dan ekspor ke luar negeri.

  • Manajemen Keuangan

    Keuangan yang sehat sangat penting untuk keberlanjutan bisnis. PT Yupi perlu mengelola biaya produksi, distribusi, dan promosi dengan baik agar tetap kompetitif di pasar.

  • Manajemen Inovasi

    Industri makanan membutuhkan inovasi produk agar tetap menarik bagi konsumen. PT Yupi secara berkala meluncurkan varian baru dan menyesuaikan produknya dengan tren pasar.

  • Manajemen SDM dan Kepemimpinan

    Manajemen perusahaan harus mampu menginspirasi karyawan dan menciptakan budaya kerja yang positif. Kepemimpinan yang baik akan mendorong kolaborasi dan inovasi dalam perusahaan.


 6. ASPEK TEKNIK PRODUKSI & OPERASIONAL

    Aspek teknik produksi dan operasional adalah aspek yang berkaitan dengan proses pembangunan fisik bisnis atau usaha, aspek ini sangat penting untuk dilakukan sebelum memulai suatu bisnis agar dapat memastikan keberhasilan bisnis. Tujuan nya adalah untuk memastikan bahwa proses produksi berjalan efisien dan efektif, serta produk yang dihasilkan berkualitas baik. Dalam perusahaan PT Yupi Indo Jelly Gum, aspek teknik produksi mencakup beberapa hal, diantaranya: 

  1. Bahan Baku dan Formulasi

    Bahan baku yang digunakan dalam produksi gummy candy sangat mempengaruhi tekstur, rasa, dan kualitas produk akhir. PT Yupi memastikan bahwa semua bahan yang digunakan sudah memenuhi standar keamanan pangan dan halal. Seperti menggunakan gelatin berkualitas tinggi. Gelatin adalah bahan utama dalam pembuatan gummy candy karena memberikan tekstur kenyal yang khas. PT Yupi menggunakan gelatin berkualitas tinggi yang berasal dari sumber yang halal. Gelatin ini berasal dari kolagen hewani yang telah diproses sedemikian rupa sehingga dapat larut dalam air panas dan membentuk gel ketika didinginkan.Kemudian, untuk mendapatkan cita rasa yang khas, PT Yupi menggunakan berbagai jenis pemanis seperti glukosa dan sukrosa. Pemanis ini tidak hanya berfungsi untuk memberikan rasa manis tetapi juga membantu dalam membentuk tekstur. Selain itu, berbagai perisa alami dan buatan digunakan untuk memberikan varian rasa yang berbeda, seperti stroberi, jeruk, apel, dan anggur. Pewarna makanan yang digunakan juga harus memenuhi standar keamanan pangan, baik yang berasal dari bahan alami maupun sintetis. Tidak lupa, untuk memberikan sensasi rasa asam yang segar, PT Yupi memberikan asam sitrat atau asam malat dalam formulasi produknya. Zat ini juga berfungsi untuk menyesuaikan rasa manis dan memberikan pengalaman rasa yang lebih kompleks.

     2. Proses Produksi

    Proses produksi gummy candy di PT Yupi melibatkan beberapa tahapan yang telah diotomatisasi untuk memastikan efisiensi, keamanan, dan konsistensi kualitas, diantaranya :

  • Pencampuran (Mixing)

Bahan-bahan seperti gelatin, pemanis, air, dan perisa dicampur dalam tangki pencampur berkapasitas besar. Proses ini membutuhkan suhu tinggi agar gelatin dapat larut dengan sempurna. Pencampuran dilakukan secara presisi dengan sistem otomatis agar setiap batch memiliki konsistensi yang sama.

  • Pemanasan dan Pemasakan (Cooking)

Setelah pencampuran, adonan gummy dipanaskan pada suhu tertentu untuk mendapatkan tekstur yang diinginkan. Pada tahap ini, bahan tambahan seperti asam sitrat dan pewarna juga ditambahkan agar merata dalam campuran.

  • Pencetakan (Molding)

Adonan gummy yang sudah matang kemudian dituangkan ke dalam cetakan berbentuk karakter atau desain tertentu menggunakan mesin Mogul. Mesin ini secara otomatis menuangkan adonan ke dalam cetakan yang telah dipersiapkan.

  • Pendinginan dan Pengeringan

Setelah dicetak, gummy candy harus didinginkan agar dapat mengeras dengan baik. Proses pendinginan biasanya dilakukan di ruang bersuhu rendah dengan kelembaban terkontrol untuk memastikan permen tidak melekat satu sama lain.

  • Pelapisan (Coating)

Beberapa jenis permen gummy diberi lapisan gula atau minyak untuk mencegah lengket dan meningkatkan daya tahan produk. Lapisan ini juga bisa berupa bahan seperti lilin carnauba yang membuat permukaan gummy lebih mengilap.

  • Penyortiran dan Pengemasan

Setelah melalui semua tahapan produksi, permen gummy diperiksa dan disortir untuk memastikan tidak ada cacat produksi. Produk yang lolos uji kualitas kemudian dikemas dengan mesin pengemasan otomatis untuk menjaga kebersihan dan daya tahan produk.


   3. Teknologi dan Mesin Produksi

    PT Yupi menggunakan berbagai teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang konsisten. Seperti, Mesin Mogul yang ada dalam PT yupi adalah salah satu peralatan utama dalam produksi gummy candy. Mesin ini mampu mencetak ribuan permen dalam waktu singkat dengan tingkat akurasi tinggi. Selain itu, sistem pencampuran dan pemanasan otomatis memastikan setiap batch memiliki komposisi bahan yang tepat. Kemudian menggunkan, sistem conveyor dalam berbagai tahap produksi untuk mengangkut bahan dari satu proses ke proses lainnya. Hal ini mengurangi keterlibatan manusia dalam produksi, sehingga meningkatkan higienitas dan efisiensi. Serta, untuk memberikan suatu hal yang menarik dan modern PT Yupi juga menggunkan mesin pengemasan otomatis, mesin ini mampu menutup kemasan dengan rapat untuk memastikan produk tetap segar dan tidak tercampur oleh udara atau kelembaban dari luar.


  4. Standar Kualitas & Keamanan Pangan

    Untuk memastikan produk yang dihasilkan aman dan berkualitas tinggi, PT Yupi menerapkan standar kualitas yang ketat. Seperti adanya, Sertifikasi ISO 22000 yang mana PT Yupi telah mendapatkan sertifikasi ISO 22000, yang merupakan standar internasional untuk sistem manajemen keamanan pangan. Ini memastikan bahwa semua tahapan produksi telah memenuhi persyaratan keamanan pangan global. Kemudian menerapkan sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) yang mana sistem ini memberikan pengawasan kualitas yang berfokus pada identifikasi dan pengendalian potensi bahaya dalam proses produksi. PT Yupi menerapkan sistem ini untuk memastikan bahwa produknya bebas dari kontaminasi biologis, kimia, atau fisik yang dapat membahayakan konsumen. Produk-produk Yupi juga telah bersertifikat halal oleh MUI, memastikan bahwa semua bahan dan proses produksi sesuai dengan syariat Islam.


 5. Sistem Manajemen Produksi

    Untuk menjaga kelancaran produksi dan efisiensi operasional, PT Yupi menerapkan sistem manajemen produksi yang modern. Seperti Sistem Just In Time (JIT), metode Just In Time (JIT) dalam rantai pasokannya, berfungsi sebagai pengirim di mana bahan baku dikirim dan diproses sesuai kebutuhan produksi yang membantu mengurangi pemborosan dan menjaga biaya produksi tetap efisien. Kemudian, Semua mesin produksi diperiksa dan dirawat secara rutin untuk memastikan tidak ada gangguan dalam proses produksi. Pemeliharaan preventif ini dilakukan untuk menghindari kerusakan mendadak yang dapat menyebabkan keterlambatan produksi. Dan juga pasrtinya menggunakan Sistem Manajemen Inventaris yang baik, PT Yupi memastikan ketersediaan bahan baku selalu mencukupi dan produk jadi dapat didistribusikan dengan lancar ke pasar.


7. ASPEK KEUANGAN

  • Investasi Awal

  • Laporan Posisi Keuangan


  • Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif

  • Rasio

    Dengan aspek keuangan yang disajikan diatas seperti modal atau investasi awal, laporan posisi keuangan, laporan laba rugi serta rasio pada PT Yupi dapat dinyatakan bahwa perusahaan ini layak untuk dijalakan.


8. ASPEK TEKNOLOGI

    PT Yupi Indo Jelly Gumtelah menerapkan berbagai peranan teknologi era saat ini dalam hal operasional, pemasaran, dan distribusi yang bertujuan untuk meningkatkan efisien dan daya saing. 

  1. Teknologi dalam Operasional dan Manajemen Karyawan

  • Sistem Absensi Elektronik

    PT Yupi Indo Jelly Gum telah menerapkan sitem absensi berbasis fingerprint yang bertujuan untuk menignkatkan kedisiplinan dan efisiensi dalam manajemen kehadiran karyawan. Penerapan sistem ini memungkinkan perusahaan untuk memantau jam kerja seara real-time dan mengurangi kemungkinan kecurangan dalam penatatan absensi. 

  • Penggunaan Perangkat Digital dalam Produksi

    Proses produksi yang diterapkan pada PT Yupi Indo Jelly Gum dikendalikan menggunakan mesin otomatis seara digital guna memastikan standar kualitas produk tetap terjaga dan konsisten dalam upaya meningkatkan kapasitas produksi. 

  2. Transformasi Digital dalan Pemasaran

  • Social Listening Tools

    Perusahaan ini memanfaatkan kemajuan teknologi dengan menerapkan social listening untuk memantau pergerakan jangkauan konsumen menyebut merek mereka di media sosial. Teknologi ini membantu perusahaan dalam menganalisis perubahan tren pasar, memahami kebutuhan konsumen, dan mengevaluasi strategi pemasaran berdasarkan respons konsumen. 

  • Omnichannel Marketing

    Omnichannel marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang dilakukan PT Yupi Indo Jelly Gum, yang berarti mereka terhubung dengan konsumen melalui berbagai platform digital seperti e-ommere, media ssial, dan website. Ini memberikan kemudahan konsumen dalam menjangkau informasi produk dan melakukan transaksi secara online. 

 3. Penggunaan Media Sosial dan Digital Advertising

  • WhatsApp Business

    PT Yupi Indo Jelly Gum telah menghadirkan sebuah layanan WhatsApp Business yang bertujuan untuk meningkatkan interaksi langsung dengan pelanggan. Dengan adanya layanan ini, mereka dapat memberikan layanan kepada pelanggan secara personal, menjawab pertanyaan terkait produk, dan mengelola pemesanan secara lebih efektif. 

  • Optimalisasi Teknologi di Rantai Pasokan

- Otomatisasi dalam Produksi

    Penggunaan teknologi otomatisasi dalam proses manufaktur pada perusahaan ini bertujuan untuk menignkatkan efisiensi tingkat produksi dan memastikan kualitas produk tetap terjaga dan sesuai standar.

- Distribusi Berbasis Teknologi

    Adanya tingkat permintaan yang kian meningkat di pasar digital, PT Yupi Indo Jelly Gum mengadopsi sitem manajemen rantai pasokan yang telah berbasis teknologi untuk memberikan hasil yang optimal dalam distribusi produk yang dikirimkan ke berbagai daerah dan e-commerce. 



DAFTAR PUSTAKA

AFIF, M. H. (2022). Sales Promotion Produk Pt Yupi Indo Jelly Gum Pada Media Sosial Instagram Live Yupi Muhammad Hammam Afif Nim : 1905311056 Laporan Tugas Akhir Hasil Praktik Kerja Lapangan.

Agustinus Rangga Respati, E. D., Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Yupi Bakal Melantai di BEI, Bagaimana Prospek Sahamnya?,” K. untuk baca: https://money. kompas. com/read/2025/03/07/133223826/yupi-bakal-melantai-di-bei-bagaimana-prospek-sahamnya?lgn_method=google&google_btn=onetap., Https://kmp.im/plus6, K. baca berita tanpa iklan:, & Https://kmp.im/app6, D. aplikasi: (2025). Yupi Bakal Melantai di BEI. https://money.kompas.com/read/2025/03/07/133223826/yupi-bakal-melantai-di-bei-bagaimana-prospek-sahamnya?lgn_method=google&google_btn=onetap

Akan, S. T., Secara, D., Yang, E., & Diadministrasikan, A. (2025). Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6845 (“ UUPPSK ”). pada PT Bursa Efek Indonesia (“ Bursa Efek ” atau “ BEI ”) sesuai dengan Persetujuan Prinsip Pencatatan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum (“ Peraturan No . IX . A . 2 ”). jawab sepenuhnya atas data yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka , sesuai Para Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Para Penjamin Emisi Efek serta Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal menyatakan bahwa mereka bukan merupakan pihak terafiliasi dengan.

Rodríguez, Velastequí, M. (2019). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. 1–23.

Widiyasari, E., & Padmantyo, S. (2023). Pengaruh Kemampuan Karyawan, Kompetensi Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt. Indo Jelly Gum Karanganyar. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 7(2), 1245–1257. https://doi.org/10.31955/mea.v7i2.3124

Winarto, Y. (2017). Tak hanya anak-anak, Yupi juga sasar segmen remaja. https://industri.kontan.co.id/news/tak-hanya-anak-anak-yupi-juga-sasar-segmen-remaja




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Perusahaan pada PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (Cimory)

Analisis Studi Kelayakan Bisnis Pada PT. Pertamina (Persero)

ANALISIS PT. GARENA INDONESIA